Juli 26, 2026

MPLS Berbasis Karakter di SMAN 1 Siempat Nempu Hulu, Mualim Lubis Tanamkan Budaya Disiplin, Anti-Bullying, Literasi Digital, dan Semangat Meraih PTN

Dairi – SMAN 1 Siempat Nempu Hulu menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkarakter melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Mualim Lubis, kegiatan MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, integritas, etika, kepedulian sosial, serta budaya belajar yang unggul kepada seluruh peserta didik baru.

Berbagai materi disusun secara sistematis agar para siswa memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai kehidupan sekolah. Pada sesi pertama yang berlangsung pukul 11.25–12.05 WIB, peserta didik mengikuti materi Tata Tertib Siswa, Kurikulum Merdeka, Bimbingan dan Konseling, Bijak Bermedia Sosial, serta Sarana dan Prasarana Sekolah yang disampaikan secara bergilir di lima ruang pembelajaran.

Selanjutnya, pada sesi kedua pukul 13.05–13.45 WIB, peserta didik kembali mengikuti rotasi materi yang meliputi Kurikulum Merdeka, Tata Tertib Siswa, We Are Human, No Bully, Menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan Bijak Bermedia Sosial. Pola pembelajaran ini dirancang agar seluruh peserta didik memperoleh kesempatan yang sama dalam memahami setiap materi yang menjadi bekal selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Siempat Nempu Hulu.

Kepala SMAN 1 Siempat Nempu Hulu, Mualim Lubis, menegaskan bahwa MPLS merupakan langkah awal dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

“MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi fondasi pembentukan karakter. Kami ingin setiap peserta didik memahami pentingnya disiplin, saling menghargai, menjauhi segala bentuk perundungan, bijak memanfaatkan media sosial, dan memiliki motivasi tinggi untuk meraih prestasi hingga melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal mereka dalam meraih masa depan,” ujar Mualim Lubis.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter yang kuat. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari praktik perundungan sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimiliki.

Materi mengenai Bijak Bermedia Sosial juga menjadi perhatian khusus sebagai upaya meningkatkan literasi digital siswa. Para peserta didik dibekali pemahaman tentang etika berkomunikasi di ruang digital, pentingnya menyaring informasi, menghindari penyebaran hoaks, serta memanfaatkan teknologi secara positif untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri.

Sementara itu, melalui materi Menuju PTN, para siswa diberikan motivasi agar sejak awal memiliki target pendidikan yang jelas, semangat belajar yang tinggi, dan kesiapan menghadapi persaingan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Dengan mengusung konsep MPLS yang edukatif, inspiratif, dan berorientasi pada pembentukan karakter, SMAN 1 Siempat Nempu Hulu berharap seluruh peserta didik baru mampu tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menjadi agen perubahan yang membawa nama baik sekolah, keluarga, dan bangsa di masa depan.

Redaksi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *