Mei 27, 2026

Lomba Cerdas Cermat SMA Siantar–Simalungun Memasuki Babak Semifinal, Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini

Pematangsiantar, 23 Mei 2026 – Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMA se-Siantar dan Simalungun yang digelar oleh Lembaga Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI) di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Pematangsiantar berlangsung sukses dan kini resmi memasuki babak semifinal. Kegiatan edukatif tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, namun juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada generasi muda sejak dini.

Kegiatan ini diikuti oleh 12 sekolah tingkat SMA dari wilayah Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, di antaranya SMA Negeri 2 Pematangsiantar, SMA Negeri 1 Raya, SMA Swasta Teladan Pematangsiantar, SMA Swasta Methodist Pematangsiantar, SMA Plus Raya, SMA Swasta Asisi Pematangsiantar, SMA Swasta HKBP, SMA Negeri 1 Bandar, SMA Swasta Bintang Timur, SMA Negeri 4 Pematangsiantar, dan SMA Negeri 5 Pematangsiantar. Sejak awal perlombaan, para peserta menunjukkan semangat tinggi dan antusiasme dalam menjawab berbagai soal yang menguji wawasan akademik, pengetahuan umum, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat.

Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya perwakilan Polres Pematangsiantar, Polres Simalungun, Kodim 0207/Simalungun, BNNK Simalungun, serta BNNK Pematangsiantar. Kehadiran para pejabat dan instansi tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan pembinaan karakter dan pendidikan generasi muda.

Selain itu, pihak Bank Indonesia juga turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan penguatan karakter pelajar. Para guru pendamping dari masing-masing sekolah tampak aktif memberikan motivasi dan semangat kepada siswa selama perlombaan berlangsung.

Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lomba Cerdas Cermat bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan sarana melatih siswa agar mampu berpikir kritis, cepat mengambil keputusan, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berkompetisi secara sehat.

Sementara itu, penasehat KPKM RI bersama tim konsultan hukum juga memberikan edukasi mengenai bahaya korupsi serta pentingnya menjaga integritas dan kejujuran sejak usia sekolah. Edukasi tersebut disampaikan agar para pelajar memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Memasuki babak semifinal, persaingan semakin ketat. Delapan sekolah terbaik berhasil memastikan langkah menuju fase berikutnya dan terbagi ke dalam dua grup:

Grup A

  • SMA Negeri 4 Pematangsiantar
  • SMA Negeri 1 Raya
  • SMA Negeri 5 Pematangsiantar
  • SMA Swasta Teladan Pematangsiantar

Grup B

  • SMA Negeri 1 Bandar
  • SMA Plus Raya
  • SMA Swasta Methodist Pematangsiantar
  • SMA Swasta Bintang Timur Pematangsiantar

Suasana aula semakin dipenuhi semangat dan ketegangan saat nama-nama semifinalis diumumkan. Dukungan dari para guru, rekan sekolah, serta tamu undangan turut menambah kemeriahan jalannya perlombaan.

Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan prestasi, memperluas wawasan, serta tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berkomitmen melawan praktik korupsi demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Redaksi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *